Sejimpit Ide untuk Pengusaha Jasa Pindah Rumah

 

Jasa pindah rumah saat ini mulai muncul di kota-kota besar yang mempunyai aktivitas padat. Jasa pindah rumah yang ditawarkan masih berupa jasa angkut barang-barang saja. Mereka belum mengembangkan usahanya ke tahap lebih profesional lagi.


Para pengusaha jasa pindah rumah biasanya memasang iklan secara sederhana saja dengan menempel nomor telepon di pohon-pohon pinggir jalan utama atau stiker di perempatan jalan. Memang kadang ada beberapa yang menawarkan jasa pindah rumah di media masa lokal. Cara lain menawarkan jasanya adalah dengan mangkal di suatu tempat secara berkelompok dan memampangkan tulisan “Jasa Pindah Rumah”.


Umumnya Jasa Pindah Rumah


Kota Yogyakarta adalah salah satu kota yang mempunyai penduduk yang heterogen. Banyak pendatang dari berbagai penjuru kota di nusantara yang datang ke Yogyakarta untuk belajar dan kuliah. Aktivitas pindah tempat tinggal atau pindah kos pun cukup tinggi.


Peluang inipun telah disambut para pengusaha jasa pindah rumah atau pindah kos tersebut. Jasa ini membawa mobil pickup terbuka, tali pengikat dan ditambah orang untuk membantu angkat barang-barang. Setelah semua barang ditata dan dipacking konsumen, maka beraksilah para pekerja jasa pindahan ini. Dengan sigap semua barang ditumpuk di atas mobil pickup tersebut.


Jika sang konsumen tidak mengawal dengan cermat bisa jadi barang-barang menjadi rusak. Hal yang penting bagi pengusaha jasa pindahan ini semua barang masuk dalam mobil sekali angkut tanpa memperhatikan keamanan dan skala prioritas.


Setelah sampai di lokasi barupun semua barang dibongkar dan diletakkan begitu saja di dalam rumah barunya. Sang pengangkut sudah menganggap bahwa selesailah tugas jasa pindah rumah ini dengan sukses.


Sejimpit Ide untuk Jasa Pindah Rumah


Sekarang saatnya pemilik rumah untuk bersibuk ria membongkar dan menata semua barang-barang yang berantakan tadi. Aktivitas pindahan seperti ini juga banyak terjadi di kota yang mempunyai banyak industri seperti Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang,  dan Bekasi.


Di titik konsentrasi pemukiman seperti di Citra Raya, Cikupa ada sekelompok orang dengan membawa mobil pickup kijang, carry, panther menawarkan jasa angkut pindahan rumah ini. Para penawar jasa pindah rumah itu mangkal di bundaran dua Citra Raya Cikupa.


Pertanyaan yang menyelimuti benak konsumen adalah "Bisakah para pengusaha jasa pindah rumah itu tidak sekedar mengakut barang saja?"


Konsumen mengharapkan ketika akan pindahan pihak jasa pindah rumah sudah melakukan survey. Survey itu meliputi rumah lama dan rumah baru yang akan di tempati. Selanjutnya identifikasi barang, nama barang, rencana tata letak, tingkat keamanan sampai rahasia isi rumah juga terjaga dengan legal formal.


Konsumen juga mengharapkan adanya jaminan asuransi selama proses kepindahan. Jaminan asuransi terhadap kerusakan barang ataupun kehilangan barang. Konsumen sudah saatnya tidak lagi terlibat langsung dalam proses persiapan pengepakan dan bongkar muat barang.


Setelah melakukan survey, pihak jasa pindahan segera melakukan penawaran harga. Penawaran harga meliputi total biaya termasuk asuransi, dan waktu yang diperlukan. Penawaran ini dilampiri skema letak barang di posisi lama dan skema letak dan posisi di rumah baru. Jenis pengepakan juga dimasukkan.


Akhirnya sang konsumen hanya terlibat dalam proses survey dan negosiasi. Konsumen sudah tidak perlu capek lagi ikut dalam packing, bongkar muat dan penataan kembali. Barang semua dalam kondisi aman dan terjamin. Mudah-mudahan artikel ini mampu membuka wawasan para pengusaha jasa pindah rumah.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

 
© 2009 Anne Ahira Artikel | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan