Tampilkan postingan dengan label Perkembangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkembangan. Tampilkan semua postingan

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

 

Begitu strategisnya kepulauan Indonesia sehingga banyak dari negara-negara lain mengunjungi negeri ini dengan tujuan untuk berdagang. Tapi lama-kelamaan tidak hanya untuk berdagang. Banyak penduduk asing yang mulai menetap di negara ini. Selain itu, mereka juga menyebarkan ajaran agama salah satunya adalah agama Islam.


Islam masuk ke wilayah Indonesia pada abad ke-7 Masehi,  dibawa oleh para pedagang Muslim yang berlayar dan singgah di negeri ini. Mereka adalah para pedagang Muslim asal Arab, Melayu, Persia serta India. Berawal dari sinilah sejarah perkembangan Islam di Indonesia dimulai. 


Penyebaran Islam di Indonesia 


Pada zaman dahulu, para pedagang menyebarkan Islam dengan berbagai cara tetapi tidak ada unsur paksaan di dalamnya. Adapun penyebaran agama Islam di Indonesia adalah sebagai berikut.


1. Melalui Perdagangan


Islam masuk ke Indonesia melalui perdagangan yang dibawa oleh para pedagang Muslim yang telah lama melewati jalur pelayaran Indonesia. Selain mencari keuntungan duniawi, mereka juga mencari keuntungan rohani dengan berdakwah menyebarkan agama Islam di Indonesia.


Apalagi setelah adanya kerajaan Islam seperti kerajaan Malaka dan Samudera Pasai. Jalan untuk menyebarkan agama Islam semakin mudah dan semakin luas karena para pedagang Arab bisa mendatangkan para ulamanya unuk berdakwah di negeri ini. 


2. Budaya


Melalui budaya inilah Islam disebarkan. Pada zaman dahulu banyak warga yang menggunakan sarana-sarana kebudayaan tetapi yang bersifat menyesatkan dan tidak sesuai dengan syariat Islam. Terkadang media ini dijadikan sebagai media penyembahan terhadap dewa-dewa.


Atas dasar dan inisiatif dari para wali Songo, media ini dijadikan sebagai alat menyebarkan agama Islam. Salah satunya melalui pertunjukan wayang kulit dan kesenian tradisional seperi jalungan, jamuran, ilir-ilir, dan cublak suweng. 


3. Pendidikan


Cara menyebarkan Islam di Indonesia pada zaman dahulu adalah melalui pendidikan. Pada saat itu, penyebaran diawali dengan membangun pesantren. Pembangunan pesantren ini dianggap sebagai sarana yang efekif untuk menyebarkan agama Islam.


Para da’i dan mubalig yang mengenyam pendidikan di pesantren akan dipersiapkan unuk berdakwah ke seluruh pelosok Nusantara. Strategi ini berhasil, misalnya tokoh alumni pesantren, Dauk Ribandang yang berhasil mengIslamkan kerajaan Gowa dan Tallo. Sampai sekarang pesantren terbukti sebagai sarana yang efektif untuk penyebaran agama Islam.


4. Kekuasaan Politik


Banyaknya kerajaan Islam di Indonesia membuat penyebaran Islam mendapatkan dukungan dan perlindungan dari para sultan dan raja-raja di seluruh Nusantara. Dukungan tersebut mengalir dari sultan Demak, Raja Gowa Tallo, serta raja di kerajaan Samudra Pasai.


Tokoh Penyebaran Agama Islam 


Awal mula penyebaran agama Islam dilakukan oleh para Wali Songo, antara lain adalah:

Sunan AmpelSunan BonangSunan MuriaSunan Gunung JatiSunan KalijagaSunan GiriSunan KudusSunan DrajatSunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)

Perkembangan Islam di Nusantara


Berkat para Wali Songo inilah Islam bisa tersebar di seluruh pelosok Indonesia, antara lain di daerah :


Sumatera


Islam berkembang di Sumatera ditandai dengan adanya kerajaan Islam pertama yaitu Kerajaan Samudera Pasai. Raja pertamanya adalah Sultan Malik Al-Saleh.


Jawa


Penyebaran agama Islam di pulau ini sangatlah berkembang pesat. Hal ini disebabkan para wali Songo mayoritas berasal dari Pulau Jawa. Penyebaran agama Islam di pulau ini sudah terjadi sejak abad ke-7 M oleh sahabat nabi yang bernama Muawiyah bin Abi Sufyan. 


Sulawesi


Sejak pertama kali bangsa Portugis masuk ke daerah Sulawesi pada 1540 sudah banyak pemukiman Muslim di beberapa tempat. Sulawesi memiliki kerjaan Islam yang bernama Kerjaan Gowa dan Tallo. Adanya kerajaan ini menandakan Islam berkembang pesat di Sulawesi. 


Kalimantan


Islam masuk ke daerah ini melalui tiga jalur, yang pertama melalui Malaka yang dikenal sebagai kerajaan Islam. Jalur kedua melalui para mubalig yang datang dari pulau Jawa. Jalur ketiga melalui mubalig asal Sulawesi yang bernama Datuk Ribandang yang merantau ke daerah ini.  


Maluku


Maluku dikenal sebagai penghasil rempah-rempah terbanyak. Hal inilah mengundang para pedagang Muslim untuk mengunjungi daerah ini. Islam masuk ke Maluku pada pertengahan abad 15. Kerajaan Muslim terbesar di Maluku adalah Ternate dan Tidore.  


View the original article here

Sejarah Perkembangan Periklanan dan Agen Iklan

 

Agen iklan dan teknologi periklanan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan ekonomi. Perkembangan periklanan ini dimulai ketika muncul mesin cetak berkecepatan tinggi di Eropa sekitar awal abad 19. Seiring dengan berkembangnya dunia periklanan ini, agen-agen iklan pun kian menjamur.


Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak lagi tentang perkembangan dunia periklanan dan agen iklan secara lengkap, berikut ini penulis sajikan sebuah bahasan tentang perkembangan periklanan dan agen iklan, yang akan penulis awali dari mulai sejarah periklanan hingga perkembangan agen iklan.


Periklanan pada mulanya merupakan kegiatan sampingan yang dikelola oleh pers, bukan oleh agen iklan seperti saat ini. Pada abad 18, pengelolaan pers tidak serumit seperti yang sekarang. Pers pada saat itu masih dijalankan dalam bentuk sederhana, yang hanya melibatkan anggota keluarga. Kegiatan pers merupakan usaha industri rumahan, di samping industri-industri lain yang berkembang pada saat itu.


Di Inggris, kegiatan jurnalistik mulai merebak ketika menjelang tahun 1600-an. Aktivitas ini tidak lepas dari kegiatan politik masyarakat serta diskusi-diskusi yang biasa dilakukan di kedai kopi. Hasil dari diskusi tersebut mereka sebarkan secara luas kepada masyarakat dalam bentuk pamflet. Mereka yang menyebarkan bukanlah agen iklan, namun orang-orang yang menyenangi jurnalistik.


Persoalan muncul ketika usaha penerbitan pamflet ini membutuhkan dana yang cukup besar. Di sanalah peran periklanan dan agen iklan mulai dijalankan. Mereka yang memiliki usaha pers mulai membuat semacam divisi periklanan yang secara tidak langsung membutuhkan pegawai sebagai seorang agen iklan. Tugas agen iklan tersebut adalah untuk mencari iklan sebanyak mungkin agar dapat menutup biaya percetakan.


Hampir sebagian besar iklan yang dimuat dalam pamflet maupun koran bukanlah iklan produk konsumsi. Agen iklan lebih banyak memuat  iklan-iklan mengenai pemutaran teater di sebagian besar kota Inggris. Kala itu, produk konsumsi belum merasa tertarik untuk mengiklankan olahannya.


Baru menjelang abad 19 ketika revolusi industri mulai berdampak besar pada kehidupan di Inggris dan produk-produk baru diciptakan, produk konsumsi mulai tertarik dengan agen iklan. Maka sejak saat itu, banyak agen iklan yang mulai menampilkan atau menjual produk-produk industri seperti pakaian, perhiasan, maupun kebutuhan rumah tangga.


Di Perancis sendiri, dunia periklanam dan agen iklan mulai marak menjelang akhir abad 18. Sebelumnya, keberadaan iklan di Perancis atau yang mereka sebut reclame merupakan kegiatan yang dibilang aneh dalam sistem perdagangan. Oleh sebab itu, profesi agen iklan seakan tak pernah ada di Perancis..


Mereka lebih terbiasa melakukan pertukaran (jual-beli) secara langsung. Ketika mereka menginginkan suatu produk, biasanya mereka datang langsung ke pasar tanpa melalui informasi iklan. Informasi mengenai produk biasanya mereka peroleh secara langsung dari mulut ke mulut, bukan dari agen iklan ataupun dunia periklanan.


Perkembangan iklan dan agen iklan di Perancis tidak lepas dari minat masyarakat terhap mode. Perancis bisa dibilang sebagai ikon mode pakaian sedunia karena memang tidak bisa dilepaskan dari sejarahnya.


Sejak abad 15, perempuan-perempuan di Perancis sudah akrab dengan berbagai bentuk pakaian yang terbuat dari kain sutra, beludru, perhiasan emas permata, sepatu, maupun topi. Oleh karena itu, industri pakaian di Perancis sudah sangat berkembang sejak dahulu, hingga pada akhirnya periklanan, khususnya agen iklan memperkenalkan karya-karya busana Perancis ke seluruh dunia.


Contoh paling ekstrem bisa kita lihat dalam sejarah kolonialisme Amerika. Pada saat itu iklan bukan hanya dijadikan sebagai alat perdagangan pakaian, makanan, atau hasil pertanian. Jual beli manusia atau yang biasa kita sebuat perbudakan pun dilakukan melalui periklanan.


Mereka, agen iklan, menampilkan wajah kelas budak yang akan dijual, lengkap dengan informasi mengenai berat badan, tinggi badan, pekerjaan yang bisa dilakukan, dan tentunya harga yang ditetapkan oleh penjual.


Hingga saat ini, sudah lebih dari 5 abad periklanan dan agen iklan memainkan peranannya yang sangat penting dalam sistem perdagangan. Di era yang sangat teknologis seperti sekarang ini, periklanan tampil di televisi, radio, majalah, serta melalui jaringan yang luas yaitu internet.


Sejak awal kemunculannya, periklanan dan agen iklan hanya dijadikan penopang bagi kegiatan penerbitan pers. Mereka membuka jasa periklanan hanya sekadar untuk menambah serta menutupi kegiatan penerbitan.


Iklim dalam periklanan menjadi lain ketika memasuki abad 20. Di Amerika muncul seorang perintis periklanan J. Walter Thompson yang merombak besar-besaran cara beriklan yang sebelumnya dijalankan.


Ia melihat bahwa iklan yang dimuat dalam koran memiliki kelemahan. Pembagian kolom, halaman, maupun rubrik dalam koran menjadi sempit karena iklan hanya diletakkan sebagai pelengkap. Begitu pula konsentrasi pembaca terhadap iklan menjadi tidak fokus karena terpecah oleh informasi lain, seperti berita maupun tulisan-tulisan lain yang ada di koran maupun majalah.


Untuk memaksimalkan kerja periklanan, akhirnya Walter Thompson membuat koran yang khusus berisi iklan. Semua halaman penuh dengan informasi produk-produk yang akan diperjual belikan. Kesuksesan Thompson mulai memperlihatkan hasil ketika ia membuka agen iklan pertama di Amerika dengan nama JWT Worldwide.


Inilah cikal bakal periklanan menjadi sebuah peluang bisnis yang menggiurkan. Di Perancis Ogilvy mendirikan agen iklan Ogilvy and Mother, sedangkan di Inggris muncul agen iklan pertama DBWO Worldwide.


Ketika muncul media televisi dan radio, periklanan mulai menguasi acara-acara televisi maupun radio. Dahulu, periklanan di televisi dikemas layaknya sebuah acara selama setengah hingga satu jam penuh. Kemunculan iklan sebagai selingan acara dengan durasi hitungan detik mulai diperkenalkan sekitar tahun 1960-an. Pada saat itu pula, iklan sudah membuat jingle sebagai ciri khas dari masing-masing produk yang ditawarkan.  


Kini, agen iklan tidak hanya menyediakan fasilitas jasa pembuat iklan. Sebagai perusahaan bisnis, mereka memperlebar sayap usahanya meliputi bisnis-bisnis komunikasi seperti, Public Relation Service, Coorporate Sosial Responsibility (CSR Service), Konsultan Manajemen SDM Perusahaan, juga kegiatan-kegiatan motivasi (Motivator Service).


Usaha bisnis periklanan dan agen iklan semakin berkembang ketika masyarakat mulai terbiasa menggunakan media internet. Wadah ini menampung lebih banyak informasi mengenai produk yang akan dipasarkan daripada melalui televisi, radio, majalah maupun koran yang sangat dibatasi oleh ruang dan durasi periklanan.


Perkembangan agen iklan tentu tidak terlepas dari kepuasan konsumennya. Bagaimana tidak, penggunaan agen iklan memberikan banyak manfaat kepada konsumennya. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari jasa agen iklan internet.

Agen Iklan membantu anda memasang iklan di banyak situs periklananAgen Iklan menjamin meningkatkan jumlah pembaca iklanAgen Iklan memperbaiki posisi pencarian di mesin pencariAgen Iklan membantu mempercepat proses penyebaran iklanAgen Iklan akan memperluas jangkauan iklanDengan Agen Iklan Anda dapat menaruh iklan di satu tempat, tayang di banyak tempat, harga murah.

Masih meragukan kinerja dari agen iklan? Sebaiknya segeralah buang jauh-jauh pikiran tersebut.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Perkembangan Koperasi Indonesia

Perkembangan koperasi Indonesia mengalami pasang surut di dalam sejarahnya. Dalam perjalanannya, perkembangan koperasi Indonesia ini memiliki ruang lingkup usaha yang berbeda-beda dari waktu ke waktu bergantung pada kondisi lingkungan bangsa Indonesia.   Perkembangan koperasi Indonesia terjadi sesuai perubahan zaman dan kebutuhan.

Dahulu, koperasi hanya menekankan pada kegiatan simpan pinjam. Kemudian, berkembang menjadi koperasi serba usaha yang juga menyediakan barang-barang konsumsi. Hingga perkembangan koperasi Indonesia mulai merambah pada penyediaan barang-barang untuk keperluan produksi. Masngudi (1989, hlm. 1-2) mengatakan bahwa koperasi mengalami perkembangan hingga menjadi memunculkan koperasi serba usaha.


Hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri. Perubahan akan selalu seperti itu, menawarkan hal baru dan menggantikan hal yang lama. Apa yang dialami oleh koperasi pun demikian. Koperasi tidak serta merta berubah menjadi sebuah badan usaha yang seperti sekarang ini jika tidak mengalami sebuah perubahan dan terus berkembang.


Perkembangan koperasi Indonesia berbeda jauh dengan perkembangan pada bidang lain. Yaitu, sama-sama menuju perubahan yang lebih baik. Mengubah sistem yang tidak baik kemudian disesuaikan dengan keadaan yang sedang terjadi.


Perubahan atau perkembangan koperasi Indonesia tidak lantas terjadi tanpa alasan. Semua itu dilakukan agar sistem perkoperasian di Indonesia yang merupakan warisan bangsa penjajah menjadi lebih baik dan beralih ke sistem pribumi yang lebih "Indonesia".


Sifat dan aturan koperasi yang lebih menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan merupakan hasil perkembangan koperasi Indonesia itu sendiri. NIla-nilai koperasi benar-benar disepadankan dengan kebiasaan ataupun tradisi masyarakat Indonesia.


Dalam perkembangan koperasi Indonesia, koperasi serba usaha melakukan langkah-langkah sebagai penyedia barang-barang keperluan produksi dengan kegiatan simpan pinjam. Koperasi serba usaha juga melakukan kegiatan penyediaan barang-barang untuk memenuhi keperluan konsumsi bersama-sama dengan usaha simpan pinjam dan sebagainya.


Hadirnya berbagai jenis koperasi yang ada di Indonesia, merupakan bentuk nyata dari perkembangan koperasi Indonesia itu sendiri. Tidak bisa dipungkiri jika koperasi di Indonesia telah membantu masyarakat Indonesia  dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonominya. Selain itu, secara tidak disadari, mereka adalah tokoh penggerak dari perkembangan koperasi Indonesia.


Tokoh penggerak memang dibutuhkan ketika sebuah perubahan akan dilakukan. Mereka yang berniat untuk mengubah sistem perkembangan koperasi Indonesia pada akhirnya harus benar-benar menjaga kekonsistensian sistem koperasi Indonesia yang baru. Bagaimanapun keadaannya.


Perkembangan koperasi Indonesia bermula dari awal kemunculan koperasi di dunia. Awalnya koperasi muncul karena terdorong dari adanya penderitaan seperti yang terjadi di Eropa pada abad ke-18. Pada abad ini memang sedang gempar-gemparnya bagi kemajuan industri. Pada abad ke-18 orang menyebut sebagai “revolusi industri. Saat itu, ilmu pengetahuan dan teknologi begitu berkembang pesat.


Revolusi industri menyebabkan munculnya tatanan dunia baru dalam bidang ekonomi. Dunia perekonomian rakyat dikuasai oleh kaum pemilik modal atau yang biasa disebut sebagai kapitalisme. Para kaum kapitalis memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memperkaya diri dan menguasai perekonomian.  Itulah cerita latar belakang  terbentuknya koperasi yang kemudian berlanjut pada cerita perkembangan koperasi Indonesia.


Para pemilik modal ini dengan serakahnya meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Kaum buruh dan rakyat biasa yang berada pada kondisi ekonomi lemah pun makin melarat dan miskin. Kondisi inilah yang semakin menjadi pemicu munculnya koperasi. Rakyat kecil ingin memperbaiki nasib mereka agar bias mandiri dan tidak bergantung pada kapitalis. Maka lahirlah koperasi yang pertama di dunia pada 1844 di Inggris. Kehadiran koperasi untuk pertama kalinya di dunia, juga ikut melatarbelakangi perkembangan koperasi Indonesia.


Koperasi pertama itu diberi nama Koperasi Rochdale yang dipimpin oleh Charles Howart. Lantas, koperasi terus berkembang dan diikuti di negara-negara lainnya seperti di Jerman yang didirikan oleh Frederich Willhelm dan Herman Schule. Koperasi di Jerman juga menjadi pelopor adanya koperasi simpan pinjam. Perkembangan koperasi Indonesia secara tidak langsung juga berhubungan dengan cerita perjalanan koperasi di dunia.


Seperti halnya di Eropa, perkembangan koperasi Indonesia juga lahir karena motivasi kemelaratan rakyat. Rakyat Indonesia melarat akibat penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dan Jepang. Selama penjajahan itulah kekayaan bangsa Indonesia terus dikeruk oleh kaum penjajah. Kondisi penjajahan di Indonesia membuat rakyat menjadi miskin dan melarat.


Perekonomian bangsa dikuasai oleh para penjajah. Masyarakat yang masih bodoh dan terbelakang sering dibohongi oleh para tengkulak, lintah darat, dan ijon. Melihat kondisi memprihatinkan ini, kemudian seorang tokoh bernama R. A. Wiriatmadja mendirikan koperasi simpan pinjam pada tahun 1986.  Pendirian koperasi pertama di Indonesia inilah yang menjadi cikal bakal perkembangan koperasi Indonesia.


R.A. Wiriatmadja merupakan seorang patih dari Purwokerto (1896). Ia sangat berjasa dalam menolong para pegawai, pedagang kecil, dan para petani dari cengkraman jahat para lintah darat. R.A. Wiriatmadja mendirikan koperasi yang menekankan pada kegiatan simpan pinjam untuk menolong rakyat kecil.


Ia menggunakan uangnya sendiri untuk memodali perjuangannya mendirikan koperasi. Karena kekurangan modal, ia pun menggunakan kas masjid yang dipercayakan padanya. Akan tetapi, ia mengembalikan kas masjid karena dianggap tidak boleh menggunakannya. Perjalanan tokoh pendiri koperasi ini ikut meramaikan cerita tentang perkembangan koperasi Indonesia.


Perjuangan R.A. Wiriatmadja dalam mengembangkan koperasi kemudian dilanjutkan oleh De Wolf Van Westerrode. Ia merupakan seorang asisten Residen wilayah Purwokerto dari Banyumas. De Wolf banyak mengembangkan koperasi dengan ilmu yang dipelajarinya di Eropa. Ia kemudian menerapkan sistem kerja “wolksbank”  dengan cara “Raiffeisen”. Raiffeisen merupakan istilah untuk koperasi simpan pinjam bagi kaum tani. Tokoh ini juga menjadi salah satu tokoh vital dalam cerita perkembangan koperasi Indonesia.


De Wolf juga mempelajari “Schulze-Delitzsch”, yakni koperasi simpan pinjam yang diperuntukan bagi kaum buruh kota. Ia mempelajari sistem ini di Jerman. Dari kedua sistem itu kemudian, De Wolf, perkembangan koperasi Indonesia sampai  pada tahap model koperasi simpan pinjam lumbung yang modalnya ia dari ambil zakat orang Islam.


Koperasi kemudian meluas ke seluruh wilayah Indonesia. Perkembangan koperasi Indonesia pun perlahan mulai terjadi. Koperasi pun menjadi alat perjuangan para pejuang pergerakan nasional untuk membebaskan rakyat dari ketertindasan dan kemiskinan. Seperti yang dilakukan pergerakan Boedi Oetomo pada 1913 yang membantu dalam memajukan koperasi rumah tangga atau koperasi konsumsi.


Pergerakan lainnya seperti Serikat Islam juga ikut mendirikan Toko Koperasi pada 1913. Dan banyak pergerakan-pergerakan nasional yang turut mendukung atas kemajuan koperasi di Indonesia. Sayangnya, perkembangan koperasi Indonesia saat itu selalu dihalangi oleh kaum penjajah seperti Belanda.


Rendahnya kesadaran masyarakat juga menjadi kendala terhadap perkembangan koperasi Indonesia. Namun, setelah Indonesia merdeka, koperasi kembali mengibarkan benderanya. Bangsa Indonesia menata perekonomian dengan baik.


Hingga akhirnya koperasi dianggap sebagai sistem perekonomian yang sesuai dengan undang-undang 1945 pasal 33. Di mana pada pasal tersebut tercantum bahwa perekonomian Indonesia didasarkan pada asas kekeluargaan. Maka, koperasi yang sifatnya kekeluargaan dan gotong royong ini sangat tepat diterapkan di Indonesia. Perkembangan koperasi pun sampai pada titik tertingginya.


Koperasi kini berkembang bukan hanya sebagai alat perjuangan membebaskan rakyat dari penderitaan. Perkembangan koperasi Indonesia semakin pesat. Koperasi telah berkembang sebagai usaha bersama untuk memperbaiki taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Dinas Koperasi Turut Berperan dalam Perkembangan Ekonomi

Kata koperasi sangat familiar di kalangan masyarakat, begitupun dinas koperasi. Koperasi dapat diartikan sebagai badan usaha yang menaungi anggotanya dalam aspek perekonomian yang bertujuan mendapatkan kesejahteraan bersama. Pelaksanaannya berdasarkan prinsip koperasi dan berasaskan kekeluargaan. Artikel ini akan membahs seputar peranan dinas koperasi dalam perkembangan ekonomi.

Pada 1896, koperasi untuk pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia. Tokoh yang berperan besar dalam hal ini adalah R. Aria Wiriatmadja. Karena terdorong keinginan untuk membantu masyarakat di sekitarnya yang terjerat hutang oleh rentenir, ia berinisiatif mendirikan koperasi kredit.


Badan usaha ini pun berkembang pesat berkat pengelolaan dan manajemen yang baik sehingga cukup mempengaruhi banyak orang dan organisasi, di antaranya Boedi Oetomo dan SDI. Hari koperasi Indonesia ditetapkan pada 12 Juli 1947.


Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman. Modal sendiri meliputi simpanan pokok yang wajib dibayarkan anggota saat pertama kali mendaftar menjadi anggota. Simpanan wajib yang dibayarkan selama ia menjadi anggota koperasi, simpanan khusus yang terdiri dari simpanan sukarela (dapat diambil kapan saja), simpanan qurba, dan deposito berjangka.


Selain itu, modal terdiri dari dana cadangan yang diperoleh dari sisa hasil usaha yang disisihkan dan hibah (pemberian). Sementara modal pinjaman koperasi berasal dari anggota atau calon anggota koperasi lainnya, bank dan lembaga keuangan bukan bank, serta penerbitan obligasi dan surat utang.


Perangkat organisasi koperasi adalah sebagai berikut.

Rapat anggota yang memiliki wewenang kekuasaan tertinggi dalam koperasi sekaligus merupakan media penuangan aspirasi bagi anggotanya. Dalam rapat anggota, segala hal yang berhubungan dengan kebijakan koperasi diputuskan seperti pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian personalia pengurus dan pengawas.Pengurus koperasi, diberikan wewenang atas kepemimpinan koperasi dan bertanggungjawab terhadap rapat anggota.Pengawas dalam koperasi berfungsi untuk melaksanakan pengawasan terhadap kualitas kerja pengurus. Pengawas dalam menjalankan tugasnya berhak mendapatkan setiap informasi maupun laporan pengurus yang bersifat rahasia dan bertanggung jawab kepada rapat anggota.

Menjadi anggota koperasi memiliki banyak manfaat, di antaranya para anggota akan mendapatkan pembagian hasil usaha, membeli barang maupun jasa yang dibutuhkan dengan biaya murah, dan kemudahan untuk menjual hasil produksinya.


Selain itu, para anggota mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan fasilitas kredit dengan proses yang cepat dan tentunya bunga yang dikenakan lebih rendah karena anggota dalam hal ini berperan sebagai pemilik modal.


Begitu banyak keuntungan yang didapatkan melalui keikutsertaan koperasi. Selain keuntungan dalam segi ekonomi, para anggota memperoleh keuntungan dalam bidang sosial, yaitu mendapatkan pendidikan dan pelatihan tentang wirausaha.


Melalui badan usaha ini pula, berbagai kegiatan dapat diselenggarakan, di antaranya kegiatan kredit perumahan, asuransi, jasa kesehatan, dan tunjangan hari tua bagi para anggotanya.


Guna mengembangkan koperasi, pemerintah membentuk suatu instansi yang dinamakan Dinas Koperasi dan UKM. Dinas Koperasi dan UKM adalah unsur pelaksana pemerintah provinsi di Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Dinas Koperasi dipimpin oleh seorang kepala dinas yang bertanggung jawab kepada gubernur atau bupati.


Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini terdapat di berbagai provinsi. Dinas Koperasi ini membidangi koperasi dan UKM di tiap-tiap daerah.


Adapun tugas pokok dan fungsi dari Dinas Koperasi ini menitikberatkan pada kebijakan operasional, program maupun kegiatan dinas di bidang koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah. Semua kegiatannya dilandasi nilai-nilai semangat kerakyatan, kemartabatan, kemandirian, percaya diri, otonomi daerah, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.


Dinas koperasi dan UKM mengemban misi untuk turut serta menciptakan iklim usaha yang kondusif, pengembangan kewirausahaan yang unggul dan kompetitif, meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk pemberdayaan koperasi dan UKM terpadu, meningkatkan peran serta usaha kecil, meningkatkan kontribusi dalam pertumbuhan produktivitas daerah, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.


Untuk kemudahan mengakses informasi, telah tersedia website dinas koperasi dan UKM dari berbagai provinsi. Website dinas koperasi ini dilengkapi berbagai informasi yang dibutuhkan berhubungan dengan koperasi dan usaha kecil menengah.


Dalam perkembangannya, pembangunan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat serta pemerintah itu sendiri lewat sebuah departemen yang diberi nama Dinas Koperasi dan UMKM yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Dinas koperasi ini diberi tugas dan tanggung jawab membina dan mengembangkan koperasi serta usaha kecil. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemajuan dan kemandirian masyarakat Indonesia.


Permbangunan koperasi, khususnya di Provinsi Jawa Barat, sudah memperlihatkan kemajuan dan keberhasilan yang begitu signifikan, mulai jumlah koperasi dan anggotanya sampai nilai usaha koperasi. Kondisi dan keadaan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Barat saat ini tidak dapat dipisahkan dari sejarah.


Pada 4 Desember 2001, Departemen Koperasi Pengusaha Kecil Dan Menengah diubah namanya menjadi Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah. Nama ini diubah berkaitan dengan meningkatnya kemampuan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah telah menjadi acuan perekonomian masyarakat sertya merupakan sumbangan nyata dalam rangka melaksanakan Otonomi Daerah. Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah adalah Dinas Daerah Propinsi Jawa Barat yang ditetapkan menangani Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah berdasarkan Peraturan Daerah Jawa Barat No.15 Tahun 2000 tentang Satuan Kerja Perangkat Daeran (SKPD) Provinsi Jawa Barat.


Adanya perubahan Perda yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2008, maka Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah diubah atau ditambah tugas pembinaannya menjadi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Diskop. dan UMKM) Provinsi Jawa Barat dengan struktur organisasi sebagai berikut.

Kepala DinasSekretaris membawahi tiga Sub. BagianBidang Pengawasan membawahi tiga SeksiBidang Koperasi membawahi tiga SeksiBidang Pembiayaan dan Teknologi KUMKM membawahi tiga SeksiBidang Kerjasama/Kemitraan dan Pengembangan Produk UMKM membawahi tiga Seksi

Dalam pelaksanaan kegiatannya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah Provinsi Jawa Barat memiliki tugas pokok dan fungsi. Berikut tugas pokok dan fungsi Dinas Koperasi  dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Barat.

Peningkatan kapasitas SDM Aparatur.Peningkatan Kapasitas Organisasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM).Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM).Peningkatan akses pasar Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM).Peningkatan akses pembiayaan dan teknologi bagi Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM).Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Usaha Koperasi.Penguatan Jatidiri Koperasi.Penumbuhan Motivasi Berkoperasi.Pengawasan dan Pengendalian Program Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM).

Peranan koperasi melalui perwakilan dinas koperasi yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia mampu memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan perekonomian negeri ini dan pemberdayaan masyarakat.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Sejarah Perkembangan dan Jenis jenis Mikroskop Teleskop

logo anne ahiraAsian Brain Support$("#boxes").load("#dialog");Permisi, numpang lewat sebentar...! :-)Saya ingin mengucapkan TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi situs saya!Jika Anda saya undang menjadi bagian dari "Asian Brain Community" mau enggak? Mau dong! :-)Karena Anda akan mendapatkan segudang manfaat! Salah satunya, Anda akan mendapatkan tips menarik setiap minggu - Gratis! Mulai dari tips bisnis, motivasi, cerita lucu, dan masih banyak lagi!Silakan masukkan data Anda di bawah! Saya yakin Anda akan senang menjadi bagian dari Asian Brain Community. Sampai ketemu di Forum! Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali

Sejarah Mikroskop Teleskop

Mikroskop teleskop ditemukan pertama kali di tahun 1608. Seorang warga negara Belanda bernama Hans Lippershyyan yang berasal dari kota Middleburg dan berprofesi sebagai tukang membuat lensa menemukan alat ini secara tidak sengaja. Kemudian pengetahuan tentang ilmu yang berhubungan dengan pengetahuan astronomi mulai dikenalkan oleh Galileo di tahun 1609.

Pada waktu itu Galileo mengamati bermacam-macam obyek atau benda di angkasa dengan menggunakan lensa refraksi yang jumlahnya dua dan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk semacam teropong. Alat ini kemudian lebih banyak dikenal orang dengan nama sebutan teropong panggung.

Setelah itu penemuan dan perkembangan mikroskop teleskop terus berkembang. Karena beberapa lama kemudian seorang ilmuwan yang bernama Sir Issac Newton juga menemukan alat yang kegunaannya juga untuk melihat benda di langit.

Namun hasil penemuannya ini lebih sempurna karena cermin yang digunakan sudah mampu membedakan atau memisahkan suatu benda yang kurang jelas. Kemudian di tahun 1781 ada seorang ilmuwan lagi yang bernama Willian Herchel berhasil mendeteksi keberadaan planet Uranus dengan menggunakan teleskop yang tingginya sekitar 12,91 meter.

Perkembangan sejarah Mikroskop teleskop terus mengalami perkembangan ketika seorang ahli astronomi lain yang bernama Karl Gothe Jeansky berhasil menemukan adanya suatu gelombang radio galaksi serta bingang yang letaknya sangat jauh dari bumi.

Selanjutnya di tahun 1957 di negara Inggris persisnya di daerah tepian sungai Jodnel dibangun sebuah teropong yang dibuat secara permanen. Ini adalah teleskop pertama di dunia yang bisa dimanfaatkan masyarakat umum di dunia.


Jenis-jenis Mikroskop Teleskop

Menurut para ahli, mikroskop teleskop itu terbagi dalam tiga jenis, yaitu:

Teropong bias

Di dalam mikroskop teleskop untuk jenis ini terdapat beberapa lensa. Adapun lensa teropong bias ini masih terbagi lagi menjadi beberapa macam.

Teropong bintang yang gunanya untuk melihat benda di angkasa dan menggunakan dua lensa yang cembung. Teropong bumi yang fungsinya untuk melakukan pengamatan bada benda yang berada di darat atau laut yang letaknya sangat jauh sehingga bisa nampak jelas dan dekat. Teropong panggung. Mikroskop teleskop yang juga mendapat sebutan teropong Galileo ini punya ciri yang sangat khas, yaitu ukurannya yang pendek serta jumlah lensanya yang juga dua, yaitu cembung dan cekung. Teropong prisma. Gunanya adalah untuk mengamati benda dari jarak yang jauh namun hasil bayanganya tidak terbalik. Jadi tetap seperti benda aslinya.  Teropong terakhir jenis bias ini adalah disebut teropong pewriskop. Teropong pantul

Mikroskop teleskop untuk jenis ini ada tiga cermin di dalamnya. Yaitu dua cermin cekung serta datar yang fungsinya untuk pemantul serta satu lensa cembung yang berfungsi menjadi okuler atau obyektif dari cermin cekung.

Pada umumnya cermin pantul ini lebih banyak digunakan untuk alat mengambil gambar atau memotret. Sehingga sangat jarang digunakan untuk dimanfaatkan sebagai teropong pengamatan secara langsung.

Teleskop radio

Mikroskop teleskop yang terakhir ini sering juga dinamakan dengan teleskop radar. Karena fungsinya memang sebagai radar. Yaitu untuk mendeteksi suatu benda atau obyek dengan menggunakan gelombang atau sinyal radio.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali


View the original article here

 
© 2009 Anne Ahira Artikel | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan