Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan

Jasa Pelunasan Kartu Kredit Bukan Debt Collector?

 

Hampir di semua media cetak selalu muncul iklan yang menawarkan jasa pelunasan kartu kredit. Beragam, dari mulai perorangan sampai dengan yang mencantumkan nama lembaga. Besaran jasa pun beragam pula, dengan janji yang menggiurkan. Tapi, apakah pemegang kartu kredit yang bermasalah benar-benar aman dengan menggunakan jasa mereka? Jasa pelunasan kartu kredit tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan animo masyarakat terhadap penggunaan jasa kartu kredit.


Jasa untuk pelunasan kartu kredit besarannya sekitar 3% sementara untuk jasa tarik tunai dari kartu kredit dikenakan fee 2,5%. Untuk menggunakan jasa mereka, seorang pemegang kartu kredit yang bermasalah cukup dengan menyediakan fotocopy kartu tanda penduduk, kartu kredit yang akan dilunasi dan lembar tagihan kartu kredit.


Sebenarnya apa keuntungan seorang pemegang kartu kredit menggunakan jasa mereka untuk melunasi kartu kredit tersebut? Seorang petugas jasa pelunasan kartu kredit mengklaim dengan menyerahkan padanya untuk melunasi tagihan kartu kredit, seorang pemegang kartu kredit akan mendapat keuntungan, di antaranya:

Akan terhindari dari bunga berbunga, yang pada akhirnya akan terasa sangat memberatkan. Bunga berbunga diterapkan jika seorang pemegang kartu kredit selalu hanya membayar minimun dari setiap tagihan, keterlambatan membayar dan tentu saja bunga yang diterapkan kartu kredit yang bersangkutan. Namun menggunakan jasa orang lain untuk melunasi kartu kredit juga dikenakan fee. Hati-hatilah dengan fee ini jangan sampai justru setelah diakumulasikan justru makin mahal.Seorang pemegang kartu kredit yang selalu membayar penuh seluruh tagihannya, akan tercatat di perbankan dengan baik. Dengan demikian jika seseorang pemegang kartu kredit melunasi seluruh tagihannya dengen menggunakan jasa orang lain, juga akan dicatat memiliki prestasi atau nama baik di perbankan.Keuntungan lain dengan pelunasan tagihan tersebut, pemberi kartu kredit juga akan memprioritaskan para pemegang kartu kredit berprestasi untuk kemungkinan diberi tambahan limit kartu kredit

Namun demikian, jika Anda akan menggunakan jasa orang lain dalam pelunasan kartu kredit ini, juga harus hati-hati karena Anda berhubungan dengan perorangan atau lembaga yang bisa saja tidak bisa menghindari dari hal-hal kekerasan seperti yang kerap kali dilakukan para debt collector.


Logikanya adalah mereka akan melunasi tagihan Anda dengan uang mereka sendiri, dan kita akan berurusan dengan mereka kemudian. Sekali pun seorang pemberi jasa pelunasan kartu kredit dimana pun juga, seolah-olah selalu memberi berbagai kemudahan, bahkan yang menerapkan dengan bunga 0 prosen alias tanpa bunga.


Sebagai catatan untuk kehati-hatian, seorang pemberi jasa pelunasan kartu kredit yang cukup gampang dicari di internet, mengklaim kenapa menggunakan jasa dia lebih menguntungkan dan mudah dibanding dengan menggunakan jasa bank.

Anda cukup membayar fee jasa, sementara kalau diurus dengan perbankan lain dikenakan biaya 10%. Bandingkan untuk fee pelunasan pemberi jasa yang hanya mengenakannya sebesar 3%. Ada selirih 7%.Dengan menggunakan pemberi jasa pelunasan, tagihan anda akan dibayar 100% sedangkan perbankan hanya akan membayar minimum payment.Bunga 0%, dan perbankan dikenakan bunga dari setiap transaksi.Bisa mempercepat menambah limit, sedangkan melalui jasa perbankan tak ada jaminan untuk itu karena pembayarannya hanya minimum payment.

Silakan banding-bandingkan, sebelum Anda menggunakan jasa mereka.


View the original article here

Beberapa Lembaga Keuangan Bukan Bank

 

Lembaga keuangan bukan bank merupakan salah satu jenis perusahaan keuangan. Fungsi dari lembaga ini nyaris sama seperti yang diperankan oleh lembaga perbankan. Yaitu dalam rangka menghimpun dana dari masyarakat atau menyalurkan dana kepada pihak yang memerlukan.


Manfaat dari lembaga keuangan bukan bank ini adalah membantu menggerakkan sistem perekonomian masyarakat, khususnya melayani kebutuhan ekonomi masyarakat yang tidak bisa dijangkau oleh fungsi lembaga perbankan.


Selain masalah fungsi yang melengkapi peran lembaga perbankan, ada unsur lain yang dimiliki lembaga keuangan bukan bank dalam sektor perekonomian Indonesia. Hal ini dikaitkan dengan masalah psikologis yang dimiliki oleh sebagian masyarakat, dimana ada kelompok yang masih memandang lembaga perbankan sebagai lembaga eksklusif, sehingga kelompok ini merasa segan dan enggan untuk berurusan dengan lembaga tersebut.


Hal ini terutama masih banyak terjadi di kawasan pedesaan atau wilayah yang latar belakang penduduknya dari kalangan menengah ke bawah. Orang-orang dari kelompok ini, merasa enggan berhubungan dengan lembaga perbankan karena dianggap rumit dan sistem yang harus dijalankan sangat sulit.


Oleh karena itu, seringkali orang-orang dari kalangan ini lebih memilih lembaga keuangan bukan bank ketika mereka membutuhkan bantuan finansial. Sebab, lembaga-lembaga ini dianggap lebih sesuai dengan budaya dan karakter mereka, serta lebih mengedepankan pendekatan non formal.


Namun, bagaimanapun sistem kerja dari lembaga ini, peran intermediasi keuangan tetap mereka lakukan. Yaitu, mengelola dana dari pihak yang memiliki kelebihan dana, untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan suntikan dana.



Beberapa Lembaga Keuangan Bukan Bank


Secara umum, keberadaan lembaga keuangan bukan bank sangat membantu dalam proses pertumbuhan perekonomian Indonesia. Sebab, lembaga ini berfungsi untuk membantu perbankan dalam menyalurkan dana pihak ketiga kepada nasabah pada segmen yang tidak bisa dijangkau oleh lembaga perbankan.


Lembaga keuangan bukan bank ini sendiri terbagi menjadi lima bagian. Diantaranya adalah :

Thrift. Lembaga ini memberikan pelayanan dalam bentuk penyimpanan tabungan, pinjaman, serta kredit. Secara umum, aktivitasnya mirip seperti lembaga perbankan. Hanya saja, lembaga ini memiliki segmen khusus dalam pelayanannya. Seperti memberikan pelayanan kredit real estate atau juga memberikan pinjaman pada konsumen.Asuransi. Lembaga keuangan ini tidak memberikan pelayanan penyimpanan dan peminjaman dana secara langsung pada nasabah. Namun, perusahaan ini memberikan pelayanan berupa pengalihan resiko yang dialami oleh nasabah. Sehingga apabila nasabah asuransi ini mengalami sebuah masalah yang atas resiko peristiwa tersebut sudah diberikan perlindungan asuransi, maka perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi kepada nasabah.Sekuritas dan Bank Investasi, merupakan sebuah lembaga keuangan yang akan memberikan garansi atau penjaminan pada sekuritas atau surat berharga. Perusahaan ini juga terlibat dalam aktivitas yang terkait dengan masalah jual beli surat berharga, perantaraan surat berharga dan menciptakan sebuah pasar atau media yang memungkinkan terjadinya transaksi surat berharga.Pembiayaan atau Leasing. Jenis lembaga keuangan bukan bank ini merupakan lembaga yang paling akrab dengan masyarakat. Hal ini terkait dengan peran lembaga ini yang berfungsi untuk memberikan bantuan pendanaan bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan bermotor secara kredit. Lembaga ini tidak memberikan pelayanan dalam bentuk simpanan, dan hanya memberikan bantuan pelayanan dalam wujud hutang atau kredit jangka pendek.Reksa Dana. Lembaga ini memberikan penawaran kepada nasabah tentang rencana simpanan kepada nasabah. Dalam program ini, nasabah akan mengakumulasikan dana mereka dalam bentuk tabungan dan akan diambil pada masa pensiun mereka. Dana-dana yang tersimpan tersebut, akan dikelola oleh lembaga tersebut untuk menghasilkan keuntungan yang bisa dinikmati oleh nasabah.

View the original article here

Planet Pluto: Planet yang bukan Planet

Sistem tata surya kita mengenal berbagai macam benda-benda luar angkasa. Benda-benda yang diteliti dengan cara diamati. Benda-benda di sistem tata surya kita yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan salah satunya adalah planet.

Planet yang ada di tata surya ini bukan hanya Bumi. Awalnya jumlah planet yang ada di tata surya kita sebanyak sembilan planet. Terdiri dari Planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Belakangan nama Planet Pluto dicoret dari daftar nama planet yang ada di sistem tata surya kita.

Rasanya aneh, Planet Pluto yang sudah sekian lama masuk dalam kategori planet, tiba-tiba dihapuskan dan dianggap bukan lagi berkriteria sebagai planet. Penyebabnya adalah ukuran dan kandungan yang ada di Planet Pluto tidak lagi bisa dikategorikan sebagai sebuah planet. Planet Pluto yang sudah 76 tahun menyanding predikat planet, tiba-tiba berubah status menjadi planet katai, planet kerdil atau Kuiper Belt.

Kuiper Belt sendiri adalah benda luar angkasa yang sejenis dengan sabuk asteroid. Kuiper Belt berukuran jauh lebih besar daripada sabuk asteroid itu sendiri. Perbedaan antara sabuk asteroid dan Kuiper Belt adalah kandungan yang terdapat dalam sabuk asteroid adalah berupa bebatuan dan logam, sedangkan kandungan yang terdapat pada Kuiper Belt adalah es, metana, amonia, dan air.

Di dalam Kuiper Belt terdapat tiga planet, yang disebut planet kerdil atau planet katai. Ketiga planet kerdil tersebut adalah Ceres, Haumea, Makemake, Eris, dan Pluto. Planet katai atau planet kerdil memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Sama dengan planet lain, planet katai juga mengelilingi matahari. Matahari adalah pusat gravitasi dari planet-planet, termasuk planet kerdil sekalipun.Planet katai memiliki massa yang cukup, sehingga planet katai juga memiliki daya gravitasinya sendiri. Gaya gravitasinya tersebut berfungsi untuk menahan tekanan dari benda planet lainnya yang berbentuk lebih besar. Gaya gravitasi yang dimiliki oleh planet kerdil membuatnya memiliki bentuk hampir bulat atau ekuilibrium hidrostatik.Planet katai tidak menyediakan tempat bagi benda luar angkasa lain untuk benda-benda luar angkasa yang lebih besar. Planet katai hanya menyediakan daerah di sekitar orbitnya untuk satelitnya sendiri.Planet katai tidak berperan sebagai satelit dari planet manapun atau benda-benda nonbintang lain yang ada di luar angkasa.

Meskipun kini bukan lagi dikategorikan sebagai sebuah planet, Planet Pluto pada masa lalu adalah benda luar angkasa yang sempat dikategorikan sebagai planet. Selama 76 tahun, Planet Pluto menduduki posisi sebagai planet terjauh dan terkecil dari tata surya.

Planet Pluto ditemukan oleh seorang astronot muda bernama Clyde William Tombaugh. Astronot muda itu pertama kali menemukan Planet Pluto pada 18 Februari 1930. Jarak Planet Pluto dengan matahari adalah sejauh 5.906 juta km.

Sebagai sebuah benda langit, Planet Pluto memiliki garis tengah sepanjang 4.862 km. Planet Pluto butuh waktu selama 248,4 tahun untuk bisa mengelilingi matahari atau berevolusi. Sedangkan, untuk berotasi, Planet Pluto membutuhkan waktu sebanyak 6,39 hari.

Planet Pluto memiliki atmosfer yang terdiri dari metan dan memiliki suhu yang sangat rendah. Pluto bersuhu -233° celcius. Suhu yang minus seperti itu membuat sebagian besar permukaan Planet Pluto terdiri dari es.

Penemuan Planet Pluto hampir bersamaan dengan penciptaan tokoh kartun Walt Disney, Pluto. Seekor anjing berwarna kuning yang lucu. Anggapan bahwa nama planet ini terinspirasi dari tokoh kartun itu tidak bisa dihindarkan.

Oleh penemunya, Clyde, Pluto sebenarnya diambil dari nama seorang dewa Romawi yang berkuasa terhadap dunia kematian. Planet Pluto yang gelap ini kemudian diidentikkan dengan kematian yang gelap. Dari awal ditemukan hingga akhirnya diputuskan bukan lagi berkategori sebagai planet, Pluto masih memiliki misteri yang belum banyak terpecahkan.


View the original article here

 
© 2009 Anne Ahira Artikel | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan