Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Beberapa Keistimewaan Bulan Ramadhan

 

Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Ramadhan adalah bulan paling istimewa dalam agama Islam disamping 11 bulan lain. Selama Ramadhan, setan dan iblis yang biasa mengganggu manusia dibelenggu. Manusia benar-benar dapat melakukan ibadah sebanyak-banyaknya dan sekhusyuknya tanpa godaan setan. Hal inilah yang membuat Ramadhan selalu dinantikan.


Belajar Menahan Hawa Nafsu


Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, seluruh umat Muslim yang telah akil balig diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Puasa adalah sebuah bentuk ibadah yang dilakukan dengan cara tidak makan dan tidak minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Benarkah berpuasa hanya menahan lapar dan haus? Tentu tidak.


Puasa adalah menahan segala bentuk hawa nafsu terhadap suatu perbuatan yang buruk. Misalnya, marah-marah, bergosip, melalaikan salat, berbohong, dan perbuatan buruk lain. Ramadhan adalah sebaik-baiknya bulan untuk menyempurnakan ibadah. Ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan akan diganjar dengan pahala yang berlipat.


Allah Swt. menjanjikan bahwa kebaikan sekecil apapun di bulan Ramadhan akan dibayar dengan pahala berlipat. Bahkan, hembusan napas orang yang berpuasa dinilai sebagai sebuah ibadah. Tidur saat puasa pun dianggap ibadah selama tidak menghabiskan waktu seharian hanya untuk tidur.


Mengumpulkan Pahala Sebanyak Mungkin


Karena berbagai bentuk kebaikan di bulan Ramadhan akan diganjar pahala berlipat, banyak orang berlomba-lomba mencari pahala sebanyak mungkin. Bahkan, orang yang tadinya tergolong pelit akan menjadi murah hati di bulan suci satu ini. Ramadhan sering diisi dengan kegiatan-kegiatan khusus, seperti pesantren kilat, tadarusan, dan tentunya salat tarawih.


Keistimewaan Ramadhan


Selain beberapa hal yang telah disebutkan, bulan Ramadhan memiliki banyak keistimewaan dibanding bulan-bulan lain karena banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan ini. Berikut adalah beberapa keistimewaan bulan Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan ketika Al quran diturunkan yang sering disebut peristiwa Nuzulul Quran.Ramadhan adalah satu-satunya bulan yang disebutkan dalam Al quran pada surat Al-Baqarah ayat 185.Rasululah SAW memenangi Perang Badar pada bulan ini.Terjadi peristiwa penaklukkan Mekah atau Fath Mekah.Ada satu malam di bulan Ramadhan yang lebih baik dari seribu bulan atau kurang lebih 83 tahun yang dinamai Lailatul Qadar.Terjadi perintah diwajibkannya puasa yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 183.Terjadinya pengangkatan Muhammad sebagai rasul Allah.Bulan yang dilimpahi pahala sangat tinggi.Terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka meskipun hal ini hanya bermakna kiasan atau tidak sebenarnya.Seseorang yang penuh kesungguhan dan ikhlas menjalani puasa akan diberikan pengampunan atas segala dosanya.

Itulah beberapa keistimewaan bulan Ramadhan yang patut kita ketahui dan kita amalkan. Semoga bermanfaat!

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Perihal Penting Dalam Puasa Ramadhan

 

Puasa merupakan benteng kokoh untuk menjauhkan diri dari tipu daya syaitan yang senantiasa berupaya hendak menjerumuskan manusia ke dalam perangkapnya, juga sebagai anak kunci yang dapat membuka pintu surga. Dengan puasa ramadhan maka dapat mengekang hawa nafsu hingga dapat membuat hati menjadi tenang.


Syahwat dan hawa nafsu yang bersemayam dalam diri manusia adalah sebaik-baiknya sarana bagi syaitan dalam memperdaya manusia. Maka puasa memiliki kemampuan hebat yang dapat mematahkan kekuatan syaitan dalam menggoda manusia, amal puasa dapat menghinakan syaitan dengan secara paksa, dan juga mempersempit saluran syaitan yang mengalir dalam tubuh manusia.


Rasulullah berkata pula kepada Aisyah mengenai puasa: “ketuklah pintu surga secara terus menerus.” “Dengan apa?” Tanya Aisyah, maka beliau menjawab: “Dengan lapar.”


Puasa adalah salah satu cara untuk menyumbat salurannya atau mempersempit tempat mengalirnya syaitan. Agar puasa yang dijalankan tidak hanya menahan lapar dan haus tetapi juga mendapat ganjara pahala dan kebaikan dari puasa yang dilakukan maka hendaklah memperhatikan hal-hal yang disunnahkan, diwajibkan dan juga yang dapat membatalkan puasa.



Hal Yang Disunnahkan Dalam Puasa

Segera berbuka jika waktu berbuka telah tiba, menyegerakan terlebih dahulu misalkan sedang tidak sempat bisa hanya minum saja, permen atau yang lainnya yang dapat dimakan untuk membatalkan puasa terlebih dahulu.Mengawali berbuka dengan yang manis-manis atau air putih. Rasulullah biasa mengawali buka puasanya dengan memakan kurma.Makan sahur setelah tengah malam, dianjurkan untuk mengakhirkan sahur sampai beberapa menit menjelang imsak.Memberikan makan kepada orang-orang berbuka puasa.Memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan.Menambah waktu untuk banyak beribadah, serta mempelajari dan banyak membaca Al Qu’ran.Beri’tikaf di masjid terutama pada sepuluh malam bulan terakhir bulan ramadhan. Hal ini mengingat adanya malam lailatul qadar yang besar kemungkinannya berlangsung pada malam malam ganjil di bulan ramadhan.


Hal Yang Diwajibkan Dalam Puasa

Memperhatikan permulaan bulan ramadhan. Yaitu dengan melihat bulan sabit (hilal) awal ramadhan, jika itu terhalangi oleh awan, hendaknya menetapkan bulan tersebut dengan menyempurnakan bilangan bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari. Saat ini tidak perlu perorangan melihat hilal karena pemerintah telah memiliki orang orang yang dapat dipercaya yang dapat diambil kesaksiannya.Niat puasa. Setiap malam memerlukan niat khusus untuk berpuasa esok hariTidak boleh menggunjing, menggosip dan berkata kata bohongTidak boleh mengadu domba/ namimah, mencaci maki atau mengutuk orang lainMenjaga panca indera dari hal hal yang diharamkan.Tidak boleh makan dengan makanan haram atau makan dengan cara rezeki yang tidak halal.


Hal Yang Membatalkan Puasa

Makan dan minum dengan sengaja. Apabila lupa maka hal ini tidak membatalkan, jika sedang makan baru ingat bahwa sedang berpuasa maka segera mengeluarkan makanan yang ada di mulut dan berkumur untuk membersihkan makanan yang tersisa.Memasukan makanan dalam perut. Contoh yang termasuk dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan dan tranfusi darah. Hal ini tidak boleh dilakukan pada saat sedang berpuasa, biarpun lewat hidung atau dubur.Melakukan sesuatu yang menyebabkan istimna’ yaitu keluarnya mani (sperma) dengan sengaja seperti, masturbasi, bersentuhan, ciuman atau yang lainnya. Tetapi jika keluarnya tanpa sengaja maka hal ini tidak apa apa (tidak membatalkan) misalnya sedang tidur kemudian bermimpi.Bagi wanita mengeluarkan darah haid/nifas. Walaupun pun misalnya darah ini keluar beberapa jam sebelum buka puasa hal ini tetap membatalkan.Sengaja memuntahkan apa yang ada di perut baik melalui mulut maupun hidung.


Hal-hal tersebut wajib diketahui bagi kaum muslim agar puasa ramadhan yang dijalankannya menjadi ibadah yang mendatangkan pahala dan kebaikan baginya.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

 
© 2009 Anne Ahira Artikel | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan