Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan

Keajaiban Tuhan: Tubuh Bayi Bertuliskan Ayat Al Quran

Tuhan menciptakan dunia dengan segala bentuk keajaiban. Keajaiban Tuhan tersebut merupakan pembelajaran bagi manusia agar berperilaku lebih baik. Keajaiban Tuhan tidak hanya terjadi pada alam. Keajaiban Tuhan, bahkan, telah sejak lahir berada dalam tubuh manusia. Sistem pencernaan manusia yang bekerja begitu apik merupakan keajaiban yang telah diciptakan Tuhan jauh sebelum manusia menemukan mesin.

Sebenarnya, kebesaran Tuhan sudah tidak perlu pembuktian. Manusia bisa mengetahui kebesaran Tuhan dengan cara mengamati keadaan sekitar. Membuktikan keajaiban Tuhan sama seperti hendak membuktikan bahwa bola itu bulat. Tidak ada pembuktian serius tentang bentuk bola yang bulat karena setiap bola pasti bulat. Begitupun, kebesaran dan keajaiban Tuhan.

Keajaiban Tuhan tidak harus selalu mampu diterima akal manusia yang serba terbatas. Semua peristiwa yang terjadi di alam ini merupakan keajaiban. Misalnya, pergantian siang dan malam. Sayangnya, manusia tidak menyadari keajaiban itu dan hanya menganggapnya sebagai hal biasa.

Salah satu bukti keajaiban Tuhan adalah adanya tulisan ayat-ayat Al Quran pada tubuh seorang bayi. Ini merupakan fenomena yang terbilang sangat aneh tetapi nyata. Seorang bayi laki-laki di Dagestan berhasil mengejutkan dokter yang menanganinya. Bagaimana tidak, tulisan ayat-ayat Al Quran menghiasi kulit bayi tersebut.

Peristiwa unik yang terjadi di bagian selatan Rusia ini dialami oleh seorang bayi bernama Ali Yakubov. Saat lahir, dagu bayi Ali Yakubov dihiasi tulisan “Allah”. Setelah itu, ayat-ayat Al Quran lain semakin bertebaran menghiasi beberapa bagian tubuh Ali Yakubov, misalnya di punggung, perut, lengan, dan kaki.

Hal yang tidak kalah mengherankan, orangtua Ali Yakubov mengatakan bahwa sebelum ayat-ayat itu muncul, selalu ada tanda-tanda tertentu. Ayat-ayat baru tersebut muncul dua kali dalam seminggu, yaitu Senin malam serta antara Kamis dan Jumat. Ketika tanda-tanda itu muncul, suhu tubuh Ali Yakubov menjadi sangat tinggi dan selalu tampak kesakitan hingga menangis.

Akan tetapi, sang ibu tidak mungkin memeluknya karena tubuh Ali Yakubov sering bergerak aktif. Oleh sebab itu, Ali Yakubov ditempatkan di peraduannya. Kondosi yang dialami Ali Yakobuv ini tidak bisa dijelaskan secara medis. Namun, para medis membantah tuduhan yang menyatakan bahwa ayat-ayat itu sengaja dituliskan seseorang pada tubuh bayi mungil itu.

Madina, ibu kandung Ali Yakubov, mengatakan bahwa ia dan suaminya bukan termasuk pemeluk Islam yang taat. Namun, hal itu berubah setelah kemunculan ayat-ayat Al Quran pada kulit putranya. Salah satu ayat yang muncul pada kulit Ali berbunyi, “Allah adalah yang menciptakan semua ini.”

Kejadian ajaib yang menimpa bayi Ali Yakubov ini awalnya dirahasiakan oleh kedua orangtuanya, kecuali pada dokter pribadi yang menangani Ali Yakubov. Namun, kejadian itu akhirnya diberitahukan pada semua orang setelah muncul ayat yang berbunyi, “Tunjukkan tanda-tanda ini kepada orang-orang.”

Karena keajaiban yang dimilikinya, Ali Yakubov menjadi perhatian komunitas muslim di provinsi Dagestan. Ahmedpasha Amiralaev, salah satu pemimpin muslim di Dagestan, menyatakan bahwa Ali adalah pertanda asli dari Tuhan. Allah sengaja mengirimkan Ali ke Dagestan untuk menghentikan perang serta ketegangan yang terjadi di sana.


View the original article here

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Semua ibadah wajib dan sunah serta tuntunan ajaran islam mengandung hikmah dan manfaat bagi ummatnya yang sangat mendalam dan mulia. Dibalik hikmah tersimpan manfaat yang amat berharga seperti manfaat puasa terhadap kesehatan, akhlak dan lain-lain. Terkadang ada manfaat-manfaat yang belum diketahui mungkin akan diketahui dan terasa manfaatnya di kemudian hari.

Banyak hikmah dan manfaat ajaran islam itu yang dapat diketahui para ulama dan cendekiawan muslim. Karena semua perintah Allah yang wajib dan larangan Allah yang haram semuanya bertujuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan ummat manusia baik untuk perorangan maupun bermasyarakat.


Ketika berpuasa haruslah diketahui dan dipahami bahwa puasa itu adalah untuk Ibadah kepada Allah SWT, Karena puasa adalah perintah Allah, yang akan Allah balas amalan ini di akhirat kelak, itulah dasar filsafat puasa setelah itu baru dikaji manfaat dan pengaruh puasa terhadap jiwa dan raga manusia maka manfaat puasa tersebut bisa dirasakan di dunia. 


Dampak dan tujuannya dapat diukur dengan takaran ilmiah yang ada dan yang dialami seseorang, karena puasa bukanlah untuk penyiksaan tetapi puasa adalah untuk kesehatan, pendidikan, ketaatan dan latihan disiplin karena disiplin merupakan pangkal dari segala kemajuan. Perbedaan pokok antara bangsa yang maju dan bangsa yang terbelakang adalah pada kegigihan suatu bangsa dalam memegang suatu prinsip tertentu untuk melakukan kajian ilmiah memperjuangkan pola kehidupan sehari-hari perjuangan dalam hidup serta undang-undang yang dibuat.


Karena itu suatu golongan bisa menang dan berkuasa bisa mewujudkan pertumbuhan perekonomian untuk kemajuan masyarakat. Ummat islam mempunyai peradaban Islam sebagai contoh indah dalam berdisiplin terhadap kitab Allah SWT dan sunah Rasul-Nya. Karena disiplin dalam melakukan puasa wajib mempunyai dampak dan pengaruh besar terhadap kehidupan kita sehari-hari. Itulah dasarnya kaum muslimin menerima kewajiban puasa dan melakukannya dengan taat dan taqwa.


Tetapi tidak semua ummat diwajibkan untuk mejalankan ibadah puasa, Ada orang yang dirukhsahkan ( dibolehkan ) oleh Allah untuk berbuka atau tidak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan  seperti orang yang sakit, anak-anak yang belum baligh, perempuan yang sedang haidh, atau nifas dan juga orang hamil dan lagi meyusui. Meskipun dirukhsakan namun masih ada orang yang enggan untuk berbuka lantaran patuh dan taqwa kepada Allah, sementara Allah tidak ingin memberatkan manusia, karena itulah Rasulullah Saw., menguatkan dalam haditsnya : “ sesungguhnya Allah senang bila kamu melakukan Ruhshah-Nya sebagaimana kamu melakukan yang wajib” .


Manfaat Puasa Untuk Kesehatan


Puasa adalah suatu kebenaran yang ditetapkan Al-Quran yang tak bisa diingkari lagi. Kalau kita melihat sejarah ditemukan orang-orang mesir kuno para dukun dan pembesar agama, mereka melakukan puasa waktunya dari satu minggu sampai enam minggu. Juga orang cina dan yunani kuno melakukan yang sama.


Lain halnya dengan orang romawi mereka berpuasa untuk memohon bantuan melawan musuh. Begitu juga dengan kaum yahudi mereka sangat memperhatikan puasa apabila dihadapi oleh suatu bahaya atau bencana besar.  Bahkan dokter menyuruh pasien supaya melakukan puasa dalam hal tertentu seperti mau melaksanakan operasi.


Manfaat Puasa Dalam Membebaskan Dari Keracunan Obat


Saat ini banyak orang makan obat-obatan untuk memelihara kesehatannya yang lebih cenderung pada zat kimia seperti obat untuk mengurangi rasa nyeri, stress dan susah tidur. Karena sebagian besar obat-obatan ini mempunyai efek yang sangat besar disamping meninggalkan zat yang beracun di dalam tubuh.


Menurut penelitian dokter Mack Pardon semua orang perlu untuk melakukan puasa walaupun dia tidak sakit karena racun dan makanan obat-obatan yang menumpuk membuat orang sakit. Bila dia berpuasa lemak dari racun yang ada akan berpencar.


Ahli kesehatan menjadikan puasa sebagai pengobatan utama untuk mengobati berbagai jenis penyakit khususnya bagi penderita ganguan pencernaan, kegemukan, sakit jantung, liver, kencing manis dan tekanan darah tinggi.


Manfaat Puasa Dalam Mengembalikan Gairah Rohani dan Jasmani


Puasa memberikan manfaat yang sangat besar baik Rohani maupun Jasmani. Manfaat puasa bagi jasmani salah satunya adalah untuk alat pencernaan alat yang sangat sensitif dan bekerja terus menerus mengeluarkan banyak enzim, mengolah makanan dan mencernaannya dalam waktu yang sangat lama dan berkali-kali dalam sehari.


Disamping itu juga puasa bisa menanamkan rasa iman yang lebih mantap. Tentunya dapat melahirkan rasa tenang dan menurunkan rasa tegang, stress dan pikiran kacau. Hal ini dapat memberikan kestabilan dalam organ tubuh manusia.


Puasa digunakan sebagai alat pengobatan dan pencegahan dalam banyak hal. Sebagian besar perintah agama kadang belum jelas hikmahnya meskipun pasti ada hikmahnya. Beda lagi dengan puasa banyak sekali faedahnya bahkan puasa dikategorikan sebagai alat pengobatan yang sangat masuk akal.


Contohnya : gangguan usus buntu yang telah lama, mengatasi berat badan karena kelebihan gizi, juga untuk tekanan darah tinggi, juga penyakit kencing gula karena sebelum muncul biasanya ditandai oleh pertambahan berat badan maka dengan melakukan puasa amatlah cocok untuk pengobatan penyakit ini.


Para dokter peneliti penyakit menetapkan keperluan istirahat dikerjakan otak sebulan lamanya dalam setiap tahunnya. Dengan alasan perlunya mengganti tenaga-tenaga dalam tubuh yang telah dipergunakan sebelas bulan lamanya. Dengan demikian jelaslah bahwa maksud Islam dengan mewajibkan puasa  Ramadhan menghasilkan antara hak tubuh dan jiwa manusia supaya manusia itu menjadi Manusia yang sempurna.


Para dokter mengatakan sebagian besar pengobatan dilakukan dengan cara memperhatikan aturan makan yang sehat meninggalkan makan dan minum untuk beberapa waktu yang terbatas secara teratur untuk mengistirahatkan alat pencernaan agar bagian tubuh itu berfungsi baik kembali. Bila telah mulai bekerja inilah sunnatullah, melakukan puasa adalah suatu usaha untuk mengatur persiapan alat pencernaan agar siap menerima makan dua kali sehari dalam waktu yang telah ditentukan.


Bila diikuti cara makan yang baik yang ditentukan waktunya, dan makan harus disesuaikan dengan daya tampung tubuh dan alat pencernaan akan tampaklah manfaat puasa dan hikmaknya tetapi sangat disayangkan kebanyakan orang yang melakukan puasa tetapi malam harinya menyantap beraneka ragam makan seolah-olah balas dendam dikarenakan siang harinya lapar, hingga perutnya merasa sesak akibat kekenyangan. Tentulah yang demikian itu tidak akan merasakan manfaat puasa dalam tubuhnya.


Disamping ada beberapa manfaat dari segi kesehatan, puasa juga dapat menyebabkan tumbuhnya jiwa sosial yang tinggi karena setiap orang yang melakukan puasa dipaksa untuk lapar. Tidak memandang seorang pejabat, majikan,  bahkan raja sekalipun ia dipaksa untuk sama-sama merasakan lapar dan menderita,  yang sering di alami oleh fakir miskin.


Oleh sebab itu bagi mereka yang berpikir tentunya akan selalu mengambil ibrah ( pelajaran ) dari makna puasa tersebut yang akan menjadikan seseorang peka terhadap kepedulian sosial akan menjadikan rasa saling mengasihi dan menyayangi serta selalu membantu kepada orang yang kekurangan dan membutuhkannya, selama dalam melaksanakan puasanya sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.


 “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa baginya pahala seperti orang yang berpuasa tidak berkurang sedikitpun”. 

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

 
© 2009 Anne Ahira Artikel | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan